Bappeda Kota Bima Dorong Penguatan TSBK Kelurahan Pada Kegiatan Pelatihan Peningkatan Partisipasi Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Pengurangan Risiko Banjir Perkotaan Melalui Program NUFReP
-Kota Bima, 22 Oktober 2026 -
Sekretaris Bappeda Kota Bima, Ririn Kurniawati, ST., MT., hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Partisipasi Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Pengurangan Risiko Banjir Perkotaan melalui Program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang diselenggarakan di Rumah Dining Santi, Kota Bima. Dalam kegiatan ini Sekretaris Bappeda didampingi oleh Pengampu Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Bima, Bambang Setiawan, ST., MT., yang bertindak sebagai moderator.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri dan diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bima dengan dukungan perwakilan Technical and Program Implementation Support (TePIS) Regional IX. Hadir sebagai narasumber, Tenaga Ahli Kebijakan Publik TePIS Pusat Izzatulsholikhah, M.Si.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk mendukung penguatan peran Tim Siaga Bencana Kelurahan (TSBK), termasuk mengupayakan agar kegiatan TSBK dapat diakomodir dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Ia juga menekankan bahwa upaya pengurangan risiko bencana di Kota Bima membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga unsur terkait lainnya, guna membangun kesiapsiagaan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Sekretaris Bappeda Kota Bima, Ririn Kurniawati, menjelaskan bahwa pemberdayaan TSBK di tingkat kelurahan menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman banjir. Keberadaan TSBK dinilai penting karena masyarakat merupakan unsur terdepan yang berhadapan langsung dengan potensi bencana di wilayahnya masing-masing.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Bima telah mengakomodasi penganggaran kegiatan TSBK pada APBD Perubahan Tahun 2026 di 14 kelurahan yang menjadi lokus program NUFReP. Selanjutnya, pada Tahun Anggaran 2027, pemerintah kota berkomitmen untuk kembali mengupayakan dukungan anggaran bagi kegiatan TSBK agar pemberdayaan dan kesiapsiagaan masyarakat dapat terus diperkuat.
Pelatihan ini turut menghadirkan narasumber dari BPBD Kota Bima, Dinas PUPR Kota Bima, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima. Peserta kegiatan terdiri atas masing-masing tiga orang perwakilan TSBK dari 17 kelurahan di Kota Bima.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi risiko banjir semakin meningkat. Penguatan TSBK di tingkat kelurahan diharapkan menjadi bagian penting dari upaya membangun ketangguhan masyarakat serta mendukung pelaksanaan program NUFReP dalam mewujudkan Kota Bima yang lebih tangguh terhadap risiko banjir perkotaan.
(PPID BAPPEDA)